Ketua DPRD Mimika Temui Para Pendulang

TIMIKA, TimeX Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Elminus B Mom mendatangi langsung lokasi para pendulang di Kali Kabur, Sabtu (4/3) lalu.

PENDULANG – Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Elminus B Mom saat berdialog langsung dengan para pendulang di Kali Kabur, Sabtu (4/3). FOTO;TANTO/TIMIKA EXPRESS

TIMIKA, TimeX

Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Elminus B Mom mendatangi langsung lokasi para pendulang di Kali Kabur, Sabtu (4/3) lalu. Kehadiran orang nomor satu di Kantor Parlemen Mimika ini guna mengetahui identitas para pendulang yang sudah bermukim bertahun-tahun disana.

“Sesuai dengan rapat kami dalam program Papeda beberapa hari lalu di Kwamki Narama soal identitas warga pendulang. Makanya saya langsung mendatangi dan mengecek langsung ke Kali Kabur, “kata Elminus saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Sabtu (4/3).

Lebih lanjut Elminus  menyarankan agar para pendulang yang saat ini mendiami pinggiran kali mulai dari ujung airport hingga mile 32 agar segera membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP)

“Kami temui  ratusan orang yang ada disana. Kalau mau dilihat dari wilayahnya, mereka ini masuk dalam wilayah Distrik Kwamki Narama karena itu dekat dengan kampung, Landu Mekar,  Olaroa, Damai, Walani, Bintang Lima dan  Matoa, “ungkapnya.

Elminus menambahkan, para pendulang mengeluh karena air yang mengalir ke area mereka sudah terpisah, dimana sebagiannya sudah dialihkan oleh kontraktor dari PT Petrosea ke dalam hutan.

” Kami juga akan mendatangi pihak PT Petrosea agar segera mengembalikan aliran air ke area semula. Karena mereka ini sudah lama bergantung hidup pada aliran air ini. Jadi kami minta jangan sampai kedepannya ada masalah. Tidak mungkinlah masyarakat ini mau mendulang di dalam hutan, “tuturnya.

Elminus menambahkan akan mencoba berkomunikasi dengan pemerintah daerah terkait permintaan pendulang untuk dibangunkan tempat-tempat ibadah.

“Mereka juga sampaikan untuk dibangunkan tempat-tempat ibadah walaupun hanya sederhana saja. Karena kalau mereka kembali ke kota untuk ibadah mereka akan kesulitan menyeberang saat banjir deras,”ujarnya.

Disampaikan juga bahwa kunjungan ini bukan hanya sekedar sosialisasi saja tetapi sebagai bentuk kepeduliannya  sebagai wakil rakyat.

“Agar mereka juga tahu kalau pemerintah dan dewan juga peduli sama mereka, jadi kunjungan jangan hanya saat terjadi bentrok saja, baru kita datang,” katanya.(tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.