Paksa Melahirkan, Seorang IRT Tewas di Kamar Kos

TIMIKA, TimeX Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hasri Andi (37), tadi malam sekitar pukul 18.30 WIT, ditemukan tewas di kamar kosnya lantaran hendak melahirkan bayi dalam kandungannya secara paksa.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hasri Andi (37), tadi malam sekitar pukul 18.30 WIT, ditemukan tewas di kamar kosnya lantaran hendak melahirkan bayi dalam kandungannya secara paksa.

TIMIKA, TimeX

Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hasri Andi (37), tadi malam sekitar pukul 18.30 WIT, ditemukan tewas di kamar kosnya lantaran hendak melahirkan bayi dalam kandungannya secara paksa.
Sayangnya, aksi nekad yang diduga telah direncanakan Hasri Andi berujung maut, dirinya bersama bayi dalam kandungannya tewas bersama.

Kejadian mengenaskan itu pun baru diketahui keponaan korban, Fahmi  dan penghuni kos di Jalan Baru (C.Heatubun), Gang Indri.

Tetangga kamar korban awalnya mencium bau menyengat dari kamar kos korban lantas memanggil tuan kos.
setelahnya Fahmi dipanggil karena pintu kamar korban dimana asal bau menyengat itu dalam keadaan terkunci.

Korban yang diduga telah merencanakan kelahiran bayi kelimanya secara tertutup sehingga pintu kamarnya selain dikunci rapat, juga dipeleh menggunakan lemari pakaian.

“Karena ketok-ketok korban tidak buka pintu, maka Fahmi dan penghuni kos lainnya mendobrak pintu kamar korban hingga terbuka.

Fahmi pertama kali mendapati korban dalam keadaan tidur terlentang dengan kondisi mengenaskan dan sudah tidak bernyawa. Di temukan pula bercak darah bersimbah di pakaian dan lantai kamar kos korban.

“Kita  semua tidak tahu kalau korban nekad dan sampai seperti ini. Waktu itu lampu kamar korban pun dipadamkan.  Saya juga sempat panggil petugas Puskesmas tetapi petugas juga tidak bisa tolong karena korban sudah meninggal,” tutur Fahmi.

Peristiwa naas itu kemudian dilaporkan Fahmi ke petugas polsek Mimika Baru.

Tidak lama berselang, penyidik Reskrim Polres bersama Polsek Mimika Baru mendatangi TKP dan langsung melakukan identifikasi awal, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi. Setelah itu korban dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD.

Korban bersuamikan seorang pelaut telah dikaruniai 4 orang anak. Dan, anak yang masih dalam kandungan korban adalah anak kelima.

Keempat anaknya yang lain kini berada di Palopo dan diasuh oleh orang tua korban.

“Rencana besok (hari ini-Red) jenazah korban akan diberangkatkan dengan pesawat ke Palopo-Sulawesi Selatan, kampung halamannya untuk dimakamkan disana.

Kami juga sudah hubungi keluarga. Hanya saja suaminya masih melaut dan belum bisa dihubungi,”ungkapnya.

Menurut Fahmi, sebelum ajal menjemput, Senin sore kemarin, korban sempat diajak makan bersama tetangga kos, namun tidak direspon.

Sampai akhirnya kejadian naas pun tidak satupun penghuni kos mengetahuinya.

Sementara Kapolsek Mimika Baru Kompol I Gede Putra kepada Timika eXpress via ponselnya tadi malam membenarkan naas tersebut.

“Kami sudah olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi. Korban meninggal di kamar kos karena hendak melahirkan, namun pastinya kita tunggu hasil visum pihak medis RSUD,”jelas Kapolsek I Gede singkat. (tan/nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.