Lagi, Polres Mimika Bekuk Dua Pengedar Sabu

TIMIKA,TimeX Upaya pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Mimika kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Mimika kembali membekuk dua pengedar sabu

Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Mimika kembali membekuk dua pengedar sabu di dua lokasi berbeda

>>Jasa Pengiriman Barang Ikut ‘Bermain’

TIMIKA,TimeX

Upaya pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Mimika kembali membuahkan hasil.

Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Mimika kembali membekuk dua pengedar sabu di dua lokasi berbeda, Senin tadi malam sekitar pukul 22.12 WIT.

Kedua pelaku yang juga diduga kuat sebagai pemakai barang haram haram tersebut, masing-masing berinisial Go dan S.

Dari tangan kedua tersangka berhasil diamankan 5 paket sabu siap dijual, yang kalau diuangkan sekitar Rp5 jutaan.

Penangkapan  kedua pelaku yang dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Iptu Laurensius Kordiali beserta jajarannya berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat, bahwa ada warga yang dicurigai sebagai pengedar narkoba.

Aparat Sat Res Narkoba kemudian bergerak dan berhasil mengamankan pelaku Go di Kompleks Perumahan BTN Kamoro Indah, Kelurahan Wonosari Jaya SP-IV.

Setelah menangkap dan menginterogasi Go, pria pendatang itu pun mengaku memiliki hubungan dengan pelaku lainnya, yaitu S.

Dari keterangan Go, aparat Sat Res Narkoba terus melacak dan berhasil membekuk S di salah satu Ruko (Rumah Toko-Red) di Perempatan Jalan Poros SP-1-SP-IV.

“Kita tangkap Go di BTN, kemudian dari pengembangan kita berhasil amankan pelaku S. Setelah keduanya diamankan di Polres Mimika, dan diinterogasi, S lantas mengaku kalau 5 paket sabu yang kemudian dijadikan barang bukti itu disimpannya di salah satu lorong dekat tempat tinggalnya,” terang Kasat Kordiali menjelaskan pengakuan S kepada wartawan di Kantor Pelayanan Polres Mimika tadi malam.

Saat itu juga aparat bergegas ke rumah S  di SP 1 dan  berhasil mengamankan  lima paket narkoba jenis sabu siap pakai.

Ironisnya, barang haram tersebut dari pengakuan Go dan S diperoleh dari jaringan mereka di Makassar dan dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang, pada Senin (17/4) siang,”jelas Kordiali tanpa menyebut identitas jasa usaha tersebut.

Menurut Kordiali, dari keterangan pelaku, pihaknya akan menindaklanjuti, termasuk menghadirkan pihak pengelola jasa pengiriman barang untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Termasuk barang bukti 5 paket sabu akan dikirim segera ke Labfor Makassar guna memastikannya secara laboratorik.

Kedua pelaku, yakni Go dan S kini telah mendekam di sel tahanan Polres Mimika guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam kasus ini, kedua pelaku yang resmi ditetapkan sebagai tersangka terancam pidana Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dengan ditangkapnya Go dan S membuktikan jajaran Polres Mimika terus memerangi peredaran barang haram tersebut.

Sejak Januari 2017 hingga kini, Polres Mimika telah menguak sedikitnya 7 kasus narkoba.

Dimana pelaku maupun tersangka dari sejumlah kasus sementara diproses ditingkat penyidik, bahkan ada yang sementara disidangkan.

Dari pengakuan tersangka, kebanyakan narkoba jenis ganja diperoleh dari Jayapura. Sedangkan sabu-sabu didapat dari Makassar,” ungkap Kordiali.

Ia menambahkan, narkoba yang disebut sebagai musuh bersama, dalam pemberantasannya, aparat kepolisian tidak sendiri, namun pihaknya telah berkoordinasi dengan satuan samping TNI, pihak BNN Timika dan juga stakeholder dan warga masyarakat Mimika.

“Kami tidak pandang bulu dalam penindakan kasus ini,” tegasnya. (a21)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.