Umat Katolik Misa Pembukaan Bulan Rosario di Goa Maria SP VII

TIMIKA,TimeX Ratusan umat Katolik Paroki Santo Petrus mengikuti Misa Pembukaan Bulan Rosario di Goa Maria SP VII Kampung Mulia Kencana, Minggu (1/10).

SUASANA – Suasana Misa pembukaan bulan Maria di Goa Maria SP VII, Minggu (1/10). Foto : Kristina/TimeX

Teladani Maria Dengan Iman Sehati Akan Tuhan Yesus

TIMIKA,TimeX

Ratusan umat Katolik Paroki Santo Petrus mengikuti Misa Pembukaan Bulan Rosario di Goa Maria SP VII Kampung Mulia Kencana, Minggu (1/10).

Misa yang dipimpin oleh Pastor Paulus Dodot Kusworo,SCJ diawali dengan perarakan Doa Rosario dari Gerja Katolik Hati Kudus Yesus SP VII menuju ke Goa Maria yang berjarak kurang lebih satu kilometer di tengah kawasan hutan wilayah setempat.

Suasana sunyi dan khusuk membawa ziarah ratusan umat.

Dalam khitbah/homilinya, Pastor Dodot kerap ia disapa mengatakan bahwa Bulan Maria yang diperingati setiap tahun di Bulan Oktober hendaknya diimani.

“Manusia hendaknya memiliki hati nurani, iman yang sehati dengan Tuhan Yesus. Mari kita teladani Maria dengan iman sehari akan Tuhan Yesus,” serunya.

Bahwa umat Katolik harus melaksanakan apa yang diimani, dengan kasih kepada Allah harus terwujud nyata bagi sesama.

“Jangan kita hanya bisa bicara tetapi tidak pernah melakukan, seperti yang saya istilahkan ‘NATO’ (Not Action Talk Only). Jadi bicara harus dibuktikan dengan perbuatan,” tegasnya.

Pada misa minggu biasa ke-XXVI dalam kalender Katolik, melalui bacaan Injil Matius 21:28-32, lanjutnya, firman Tuhan ini mengajarkan bahwa hidup harus bisa mengandalkan hati nurani, yakni bisa membedakan mana yang benar dan salah.

“Artinya disini mengajarkan kita untuk bisa mengalami sebuah proses pertobatan atau metanoya dimana awalnya mengatakan tidak tetapi tetap melakukan,” ungkapnya.

Sebagai umat beriman, Pastor Dodot pun mengajak umat Katolik untuk mengikuti nasihat Santo Paulus sesuai bacaan Injil, Filipi 2 : 1 – 11 agar kita sehati sepikir, tidak mencari kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia.

Sebaliknya dengan rendah hati anggaplah orang lain lebih utama daripada diri sendiri.

“Memperhatikan kepentingan orang lain seperti yang dibuat Tuhan Yesus, yaitu rela menebus doa umatnya, maka kita pun harus rela berkorban demi sesama kita,” tuturnya.

Pasalnya, hati nurani adalah kepekaan untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, dari situ manusia dilatih untuk mementingkan orang lain.

Dengan mengimani Tuhan, maka di Bulan Maria, hati nurani kita semakin dipertajam agar membawa aura positif bagi orang disekitar kita.

Bulan oktober adalah bulan bagi umat Katolik untuk berdefosi kepada Bunda Maria melalui doa Rosario sebulan utuh, baik di paroki, kombas, stasi, keluarga maupun doa pribadi.

Dengan berdoa kepada Maria, maka kita pun harus menghormati wanita dengan segala kodratnya. (a26)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *