Lagi, Diskop Bentuk Kopermas Potowai Jaya Wakuru

TIMIKA, TimeX Dinas Koperasi dan Ekonomi Kreatif (Diskop dan Ekkraf) Kabupaten Mimika terus gencar melakukan sosialisasi dan pembentukan koperasi di wilayah pesisir dan pedalaman guna mewujudkan masyarakat sejahtera.

FOTO BERSAMA – Kadiskop dan Ekkraf, Cherly Lumenta didampingi Kepala Seksi Penyuluhan, Muh.Rum Keley foto bersama Pengurus Kopermas Potowai Jaya Wakuru di Balai Kampung Potowayburu, Jumat lalu.

TIMIKA, TimeX    

Dinas Koperasi dan Ekonomi Kreatif (Diskop dan Ekkraf) Kabupaten Mimika terus gencar melakukan sosialisasi dan pembentukan koperasi di wilayah pesisir dan pedalaman guna mewujudkan masyarakat sejahtera.

Setelah melalui kajian dan sosialisasi gencar oleh Diskop dan Ekkraf, sekaligus menindaklanjuti program Gerakan Pembangunan Ekomomi Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) di Kabupaten Mimika, satu lagi Koperasi Peran Serta Masyarakat (Kopermas) dibentuk.

Kopermas yang dinamai Potoway Jaya Wakuru di Potowayburu, Distrik Mimika Barat Jauh  itu dibentuk (Diskop dan Ekkraf), Jumat (6/10).

Pembentukannya usai sosialisasi kepada pengurus serta warga masyarakat dan aparatur kampung setempat dari agenda kunjungan kerja Kepala Diskop dan Ekkraf Mimika, Cherly Lumenta beserta stafnya selama dua hari, sejak Kamis (5/10 hingga Jumat (6/10) di Potowayburu.

Disela-sela pembentukan Kopermas Potoway Jaya Wakuru, pihak Diskop dan Ekkraf juga melakukan pendataan warga masyarakat setempat yang diharapkan menjadi anggota koperasi tersebut.

Sehari sebelumnya, Kadiskop dan Ekkraf beserta stafnya pun mendatangi Kampung Aindua di wilayah setempat guna melakukan sosialisasi terkait pembentukan Kopermas.

Sosialisasi ini menyusul adanya permintaan warga masyarakat maupun aparatur kampung setempat guna memajukan dan menumbuhkembangkan perekonomian warga masyarakat.

“Masyarakat minta kalau bisa dibentuk Kopermas di Aindu untuk akomodir masyarakat tiga kampung, yaitu Aindua, Yapakopa, dan Tapormai.

Dari sosialisasi ini kita minta aparatur kampung dan warga  setempat persiapkan perangkatnya. Nanti kita intervensi supaya percepat pembentukan koperasi sebagai representasi program ekonomi kerakyatan yang dicanangkan Bupati Mimika,” jelas Cherly Lumenta ketika itu.

Menurut Cherly, pihaknya tetap komitmen menjalankan program Gerbang Emas sejakd dicanangkan Bupati Mimika dua tahun silam.

Setelah memajukan Kopermas di Aronaop, Distrik  Tembagapura, pihaknya terus menggalakkan sosialisasi dan pembentukan Kopermas di wilayah pesisir pantai Mimika.

Hal ini melihat potensi hasil laut tangkapan masyarakat Nelayan di pesisir Mimika.

“Lewat koperasi kita akomodir hasil laut tangkapan masyarakat. Kalau selama ini hasil tangkapan mereka banyak tapi kendala pemasarannya. Lewat koperasi kita dorong perekonomian masyarakat bisa meningkat. Apalagi akan ada perhitungan sisa hasil usaha (SHU), jelas masyarakat terbantu,” katanya.

Untuk itu, pihaknya tetap bersinergi dengan Dinas Perikanan dan Keluatan (DKP), agar hasil laut tangkapan nelayan pesisir dijual ke koperasi untuk dipasarkan selanjutnya di Timika, bahkan di kirim ke luar Timika.

Untuk mengoptimalkan pembentukan Kopermas, pihaknya akan menempatkan petugas pendamping dengan maksud mengajarkan kepada pengurus koperasi terbentuk mengenai cara dan strategi mengembangkan koperasi.

“Petugas pendamping tidak permanen. Kalau pengurusnya yang adalah warga lokal bila sudah mampu, maka kita akan lepas dan hanya awasi saja,”tambahnya.

Selain hasil laut tangkapan masyarakat, potensi sumber daya lain yang memicu peningkatan ekonomi masyarakat setempat pun akan diakomodir melalui koperasi untuk pemasarannya.

“Untuk ini kita juga koordinasi dengan dinas terkait lainnya. Termasuk pengurus koperasinya pun kita latih,”jelasnya.

Sementara Kepala Seksi Penyuluhan Koperasi dan Ekonomi Kreatif Mimika, Muhamad Rum Keley, saat sosialisasi menjabarkan secara rinci kepada masyarakat, mulai dari tujuan, definisi, prinsip, azas koperasi, jenis-jenis koperasi, serta hal teknis menjalankan koperasi supaya berkembang dan berkelanjutan serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pasalnya, keanggotaan Kopermas ini bersifat sukarela,  terbuka dan mandiri karena modal utamanya berasal dari simpanan anggota.

“Tujuanya untuk kesejahteraan anggota dan bermanfaat buat masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, Septer Rumaterai selaku staf Distrik Mimika Barat Jauh dalam arahannya kepada warga di Balai Kampung Potowayburu, Jumat  pecan lalu, berharap kegiatan tersebut diikuti baik agar dipahami serta bermanfaat bagi masyarakat setempat. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.