Pekan PBB-P2 Hari Pertama Tembus Rp226,9 Juta

TIMIKA,TimeX Transaksi hari pertama pembayaran PBB-P2 melalui pekan panutan pajak tahun 2017 yang digelar Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Mimika berhasil mengumpulkan Rp226,9 juta, atau tepatnya Rp226.911.831 dari 669 peserta wajib pajak dari berbagai kalangan.

Sekda You didampingi Kadispenda Dwi Cholifa dan Pimpinan SKPD saat menggunting pita balon gas

Kasan Sawito Bawa Pulang SPM Matic Yamaha Mio Soul

TIMIKA,TimeX

Transaksi hari pertama pembayaran PBB-P2 melalui pekan panutan pajak tahun 2017 yang digelar Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Mimika berhasil mengumpulkan Rp226,9 juta, atau tepatnya Rp226.911.831 dari 669 peserta wajib pajak dari berbagai kalangan.

Pembukaan pekan panutan PBB-P2, Senin (23/10) dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Ausilius You, S.Pd.,MM.,MH ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pelepasan balon gas.

Usai pembukaan, Sekda You bersama Kepala BLH, Limi Mokodompit, Kepala BPKAD, Marthen Malissa, Kadisnak, Yosefin Sampelino, Kepala DPU, Robert Mayaut, Kadistrik Mimika Baru, Ananias Faot menjadi peserta awal melakukan transaksi pembayaran PBB-P2.

Sekda You sendiri melakukan transaksi PBB-P2 senilai Rp7,8 juta.

669 peserta wajib pajak pada pembukaan kemarin nampak antusias. Selain melakukan transaksi, juga mengincar kupon undian untuk mendapatkan 34 doorprize dengan hadiah utama Sepeda Motor (SPM) matic Yamaha Mio Soul yang disiapkan di hari pertama pekan panutan pajak.

Dan yang beruntung mendapatkan hadiah utama pada pembukaan pekan panutan PBB-P2 Senin kemarin adalah Kasan Sawito, peserta wajib pajak dengan nomor kupon undian 001919.

Sekda You dalam sambutannya, mengatakan kewenangan penuh pemerintah daerah menggaet kontribusi PBB menjadi penerimaan daerah adalah untuk mendukung kelangsungan pembangunan di Mimika.

“Jika pembayaran PBB-P2 besar, ini berarti peserta wajib pajak mendukung pembiayaan pemerintah daerah dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar Dispenda ini merupakan terobosan meningkatkan penerimaan daerah,” katanya.

Pasalnya, pajak merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang sangat penting bagi pelaksanaan peningkatan pembangunan di daerah serta memiliki peran strategis sebagai sumber utama penerimaan daerah guna mendukung penyelenggaran pemerintahan dalam pembangunan daerah.

Sebagaimana Renstra Kabupaten Mimika tahun 2014-2019, salah satunya adalah peningkatan penerimaan daerah.

Untuk itu, mantan Karetaker  Bupati Mimika 2013 itu mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama mengalihkan perhatian untuk membangun Mimika melalui pembayaran pajak untuk meningkatkan pembangunan sesuai motto Eme Neme Yauware (bersatu, bersaudara, membangun).

Sementara Kepala Dispenda Mimika, Dwi Cholifa menjelaskan, target penerimaan tahun ini sebesar Rp38,2 miliar.

“Sampai  dengan tanggal 17 Oktober 2017 sudah terealisasi Rp32 miliar atau sekitar 84 persen. Rinciannya, target penerimaan PBB-P2 sebesar Rp8,2 miliar dan yang sudah terealisasi sebesar Rp3.082.660.049 miliar atau 37,59 persen, sehingga sisa yang harus dikejar sebesar Rp6.117.339.951 miliar.

Sedangkan penerimaan dari PT Freeport Indonesia dari target penerimaan Rp30 milia, sudah terealisasi Rp28.984.955.118 miliar atau 96,61 persen.

sehingga sisa yang harus disetor Freeport adalah Rp1.015.044.882 miliar,” jelasnya menambahkan dari konfirmasi dengan pihak Freeport transaksinya akan dilakukan pada, Rabu besok.

“Harapan kami bisa tercapai dan sampai akhir Desember target tercapai,” ujarnya.

Adapun jatuh tempo pembayaran PBB hingga 31 Oktober 2017, artinya kalau lewat dari tanggal tersebut, maka dikenai denda, meskipun transaksinya masih berlangsung hingga Desember nanti.

Pasalnya, target tahun ini ada kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp33 miliar.

Hal ini dikarenakan Dispenda Mimika lagi melakukan pembenahan wilayah baru, seperti kelurahan dan desa baru.

“Ini yang buat Nilai Objek Pajak (NOP) baru yang akan diberlakukan mulai tahun 2018. Rencana tahun depan akan ada peningkatan NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) di ruas jalan utama, seperti Jalan Yos Sudarso, Hasanudin, Budi Utomo dan lainnya,” tandas Dwi.

Sementara Ketua Panitia, Elisabeth Cenawatin menambahkan, PBB-P2 sebagai sumber pendapatan daerah setiap tahun mengalami peningkatan karena laju pertumbuhan ekonomi Mimika yang tumbuh pesat dari indikator peningkatan kepemilikan tanah dan bangunan.

bahkan pekan panutan PBB-P2 ini lebih mengedepankan kualitas pelayanan penerimaan sehingga rencana penerimaan yang ditargetkan dalam APBD tahun 2017 dapat terealisasi bahkan melampaui.

sekaligus memberi pemahaman dan pengertian kepada wajib pajak agar dapat melunasi pajak terhutang tepat pada waktunya.  (san)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *