70 Mahasiswa UPP PGSD Uncen Timika Ikut Yudisium

TIMIKA,TimeX Sebanyak 70 Mahasiswa Unit Pelaksana Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (UPP-PGSD), Universitas Cenderawasih (Uncen) Kampus Timika mengikuti Yudisium Strata satu (S1) di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi Timika, Rabu (1/11).

JABAT TANGAN- Asisten III Setda Mimika, Lopianus Fuakubun mengucakan selamat dengan menjabat tangan salah seorang mahasis peserta yudisium di Gedung Tongkongan, Rabu (1/11).

TIMIKA,TimeX

Sebanyak 70 Mahasiswa Unit Pelaksana Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (UPP-PGSD), Universitas Cenderawasih (Uncen) Kampus Timika mengikuti Yudisium Strata satu (S1) di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi Timika, Rabu (1/11).

Yudisium merupakan proses sebagai bukti bahwa mahasiswa telah memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan perguruan tinggi dan telah dinyatakan lulus dalam menyelesaikan studi.

Penyerahan surat keputusan (SK) kelulusan dilakukan oleh Ketua UPP PGSD Uncen Timika, Nurhayadi, M.Si.

Pada kesempatan itu diumumkan juga mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,46 yan diraih oleh Rohayani, disusul Saiful Anwar dengan IPK 3,41.

Kegiatan yudisium itu dibuka oleh Asisten III Setda Mimika Lopianus Fuakubun.

“Peserta yang mengikuti yudisium merupakan aset bangsa dibidang pendidikan. Untuk itu harus membangun kompetensi  integritas dan intelektual agar bisa maju dan membawa pengaruh yang positif disekitar tempat tinggal,” ungkap Lopianus dalam sambutannya.

Sementara itu Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPP-S1 PGSD Uncen, Yan Dirk Wabiser, SPd. Hum mengatakan setelah yudisium akan dilanjutkan dengan wisuda di Jayapura pada tanggal 30 November mendatang. “Jadi mereka yang sudah ikut yudisium hari ini (kemarin-red) wajib ikut wisuda,” tuturnya.

Berikut Abraham Waipumi, perwakilan dari mahasiswa yang mengikuti yudisium dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pihak UPP PGSD yang sudah memberikan kesempatan kepada ia dan rekan-rekannya untuk menimba ilmu pendidikan.

“Kami sangat bahagia karena dinyatakan lulus dan tentunya ini merupakan langkah awal bagi kami menuju kesusksesan,” ucap Abraham.

Ia juga memohon doa restu agar para penyadang gelara Saranjana Pendidikan itu bisa menjadi pendidik yang lebih mengutamakan kepentingan umum, dan selalu iklas mengabdikan diri menjadi pendidik.

“Jangan mendatangkan tenaga guru dari luar, karena kami juga bisa memberikan garansi didikan yang tidak kalah bagus dari sarjana jebolan luar Timika,” tuturnya. (a26)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *